FAJARONLINE.COM, JAKARTA–Lembaga Tali Foundation menggelar diskusi pakar di Sekolah Insan Cendekia Madani (ICM), Tangerang Selatan, Selasa (19/1).
Diskusi yang mengangkat tema Kebijakan Politik dan Transformasi Pendidikan Islam ini menghadirkan Ketua Bawaslu RI Prof Dr Muhammad Alhamid dan Ketua Dewan Pengawas Tali Foundation Muzayyin Arif..
Ketua Bawaslu, Muhammad, dalam pemaparannya, banyak membahas tentang masalah pemilu di Indonesia. Menurut dia, ada beberapa aspek yang bisa membuat pesta demokrasi bisa berjalan dengan baik.
“Ada 4 hal yang menentukan kualitas pemilu. Yaitu aspek, regulasi, peserta pemilu yang kompeten, penyelenggara pemilu yang dapat dipercaya, dan kepedulian masyarakat,”- sebut Ketua Bawaslu RI Prof Dr Muhammad Al Hamid -
Untuk aspek regulasi, lanjut Dosen Ilmu Politik ini, masih ada pasal yang samar-samar. Maknanya tidak jelas dan tidak tegas. Pasal karet ini banyak dimanfaatkan oleh peserta pemilu untuk memuluskan kepentingan liciknya di pemilu. Seperti politik uang, banyak yang melakukan cara hitam ini. Sayangnya, dalam undang-undang tidak mengatur sanksinya apa. Akibatnya pengawas pemilu dan penegak hukum kesulitan menindak pelakunya.
Aspek yang kedua adalah, peserta pemilu yang kompeten. Karena kualitas pemilu dan demokrasi sangat ditentukan oleh kandidat yang bersaing di pemilu.
“Parpol sangat bertanggungjawab melahirkan kandidat yang kompeten dan berintegritas dalam kontestasi pemilu,” jelasnya.
Selain aspek peserta pemilu, aspek penyelenggara pemilu juga sangat mempengaruhi kualitas pemilu. “Dibutuhkan penyelenggara yang jujur dan bertanggungjawab dalam mengelola pemilu yang baik di negeri ini,” kata Tokoh asal Sulsel ini.
Aspek terakhir, lanjut Muhammad adalah kepercayaan masyarakat. Jangan sampai publik merasa skeptis terhadap pemilu di negeri ini, karena banyaknya kecurangan dan manipulasi yang dilakukan peserta maupun penyelenggaa pemilu.
“Kita harus memperbaiki 4 aspek ini agar bisa melahirkan kualitas pemilu yang lebih baik,” pungkasnya.
Sementara Ketua Dewan Pengawas Tali Foundation, Muzayyin Arif sangat mengapresiasi kehadiran Ketua Bawaslu RI Muhammad Alhamid.
Pada kesempatan itu, Muzayyin juga memperkenalkan sekolah Insan Cendekia Madani (ICM) yang memiliki spirit melahirkan generasi pemimpin masa depan yang berkarakter Islami.
“Sekolah ini lahir dari opsesi pendiri ICM Tamsil Linrung yang ingin menjadikan pendidikan Islam sebagai role model pendidikan di Indonesia. Para orangtua akan menjadikan pendidikan Islam sebagai pilihan pertama dan utama. Karena itu ICM terus berbenah menjadi yang terbaik, mulai dari memadukan kurikulum islam dan cambridge, hingga masuk dalam 100 arsitektur terbaik Indonesia,” ungkap Muzayyin. (rilis/aci).
Sumber : fajaronline.com*